oleh

Iuran Sampah Naik Rp 8000, Dewan Saiful Islam Ingatkan RT Jangan Naikan Iuran Sampah Warga

-POLITIK-537 BACA

CIKARANG UTARA – Restribusi sampah di Kabupaten Bekasi direncanakan akan mengalami kenaikan dari Rp 3000 menjadi Rp 8000. Kenaikan retribusi sampah tersebut akan dilakukan karena iuran yang masuk ke kas daerah selama ini hanya sebesar Rp 3000 per KK setiap bulannya.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam. “Di perumahan-perumahan, iuran sampah per KK itu mencapai Rp 10 ribu, bahkan Rp 15 ribu tetapi yang masuk ke KAS daerah itu hanya Rp 3000,” ujar Saeful.

Makanya, lanjut Saeful, DPRD bersama Pemkab Bekasi melalui Raperda Retribusi dan Perbup akan menaikan iuran sampai menjadi Rp 8000. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan yang dilakukan oknum-oknum terkait dalam retribusi sampah.

“Ya bayangkan saja, satu KK ditarik iuran sampah Rp 10 ribu, disetor ke Pemda hanya Rp 3000, ada kelebihan Rp 7000. Itu hanya satu KK sementara di Kabupaten Bekasi itu dalam satu perumahan terdapat ribuan KK dan jumlah perumahan juga cukup banyak di Kabupaten Bekasi,” paparnya.

Meski ada kenaikan iuran sampah, Saeful berharap tidak ada kenaikan yang dilakukan pihak RT setempat.

“Ya kenaikan Rp 8000 itu ya sudah sampai tingkat RT, RT tidak boleh lagi menaikan iuran sampah ditingkat warga, kasihan warga,” tandasnya. (IB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed