oleh

Warga Desa Purwamekar Karawang Cemas Wilayahnya Dieksplorasi Pertamina

-HUKUM-107 BACA

KARAWANG, RAWAMERTA- Warga Desa Purwamekar Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang merasa cemas dengan adanya eksplorasi minyak bumi oleh PT. Pertamina Eksplorasi dan Produksi zona 7 Cirebon.

Dengan adanya ekspolrasi itu, warga khawatir peristiwa lumpur lapindo di Sidowarjo terjadi di wilayahya.

“Rumah saya hanya berjarak tidak jauh dari areal proyek, bisa-bisa nantinya desa kami seperti Lapindo lagi. Kami takut,” ujar warga Desa Purwamekar, Yono.

Kekhawatiran itu diungkapkan Yono saat mengikuti sosialisasi eksplorasi dari PT Pertamina EP mengeai dampak pembangunan tersebut. Dalam sosialisasi ini turut hadir Kapolsek Rawamerta, Danramil, Camat Rawamerta, serta Kepala Desa Purwamekar.

Sebelumnya, PT Pertamina EP memberikan Sosialisasi kepada warga tentang dampak pembangunan Eksplorasi Pertamina EP di desa Purwamekar pada rabu (06/04). Diberikan khusus kepada warga Desa Purwamekar, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Sementara itu bagian Humas PT. Pertamina EP zona 7 Cirebon, Duddy Muzahid, ikut memberikan Sosialisasi dan Edukasi kepada warga Desa Purwamekar dalam kegiatan ini.

Dalam pendampingan ini, masyarakat diberi pemahaman dan pengetahuan tentang Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina dan pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya kepada pemilik lahan dan lingkungan Sekitar.

Salah satu materi yang diperoleh warga kali ini, yaitu pengetahuan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina. “Awal kami beri sosialisasi kemudian dilanjut pratik supaya warga lebih paham apa itu CSR dan cara mendapatkannya,” ungkap Duddy Muzahid, Humas PT. Pertamina EP.

“Saya selaku kepala desa sudah menjembatani, kewenangan semua ada di pihak perusahaan yaitu PT. Pertamina, dengan sosialisasi kepada warga, ini agar transparan. Mudah mudahan ada kesepaktan antara pihak pertamina dan warga, yang penting masyarakat nyaman dan pihak perusahaan PT. Pertamina nyaman,” ungkap Hj. Emih Fitria, Kades Purwamekar.

Humas PT. Pertamina EP zona 7 Cirebon, Duddy Muzahid saat dikonfirmasi di ruangan Kepala Desa, menegaskan pengeboran Eksplorasi ini belum tentu ada isinya, antara minyak atau gas.

“Peluangnya 50:50, atara hasil dan zonk. Jadi kita di amanati oleh Negara untuk mencari sumber baru, karena produksi migas masih jauh dari target, jadi kita masih mencari untuk mencapai target migas Nasional.” ungkap Duddy Muzahid, Humas PT. Pertamina EP. Duddy Muzahid pun menambahkan jika eksplorasi ini dilakukan setelah sebelumnya dilakukan uji seismik.

Reporter :

Lala Nugraha/Lalan (Biro Karawang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed