CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, kawasan industri, komunitas, hingga media massa untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 melalui penggunaan logo dan tema resmi yang diluncurkan pada Senin (27/7/2026).
Peluncuran tema dan logo dilakukan Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama Forkopimda di Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi sebagai tanda dimulainya rangkaian peringatan menuju puncak Hari Jadi Kabupaten Bekasi pada 15 Agustus mendatang.
Tema yang diusung tahun ini adalah “Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semua.”
Asep mengatakan, tema tersebut menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Kabupaten Bekasi yang semakin maju.
“Peluncuran tema dan logo ini menjadi penanda dimulainya semangat kebersamaan untuk menyambut hari bersejarah Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Menurut Asep, pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan aktif masyarakat, pelaku usaha, dunia industri, akademisi, hingga media sebagai mitra pembangunan.
Sementara itu, Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Yan Yan Akhmad Kurnia menjelaskan bahwa logo Hari Jadi ke-76 dirancang sebagai identitas visual yang merepresentasikan karakter Kabupaten Bekasi sekaligus simbol optimisme masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, kawasan industri, media, komunitas, hingga perangkat daerah untuk bersama-sama menggunakan logo Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 dalam berbagai media komunikasi dan publikasi sebagai bentuk partisipasi menyemarakkan hari jadi daerah,” katanya.
Untuk memudahkan partisipasi publik, Pemkab Bekasi juga menyiapkan berbagai materi publikasi digital berupa logo resmi, template desain, serta materi visual pendukung yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pemangku kepentingan.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap peringatan Hari Jadi ke-76 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu memperkuat rasa memiliki, mempererat kolaborasi pemerintah dengan masyarakat dan dunia usaha, serta menjadi momentum mempercepat pembangunan daerah menuju Kabupaten Bekasi yang lebih maju, melayani, dan sejahtera. (iB)

























