Bos Baru Golkar Kabupaten Bekasi Bawa Harapan Baru, Kader: Harus Makin Solid!

POLITIK105 BACA

CIKARANG SELATAN – Partai Golkar Kabupaten Bekasi punya komandan baru. H. Akhmad Marjuki, SM., MM., resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi periode 2025–2030 melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI.

Pergantian pucuk pimpinan tersebut langsung mendapat sambutan positif dari jajaran kader, termasuk struktur partai di tingkat kecamatan hingga desa.

Musda yang digelar di Nuanza Hotel, Cikarang Selatan, Senin (24/8/2026), menjadi momentum penting bagi Golkar Kabupaten Bekasi untuk kembali merapatkan barisan.

Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Cikarang Timur, Udi Kurnia, SE., menyambut positif terpilihnya Akhmad Marjuki.

Menurutnya, jabatan tersebut bukan sekadar posisi politik, melainkan amanah besar untuk membawa Golkar semakin solid dan dekat dengan masyarakat.

“Alhamdulillah. Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada H. Akhmad Marjuki. Ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujar Udi kepada awak media, Selasa (25/8/2026).

Udi berharap kepemimpinan Marjuki mampu membawa energi baru bagi konsolidasi internal Golkar Kabupaten Bekasi.

Sebab, tantangan politik lima tahun ke depan dipastikan tidak ringan. Struktur partai dari tingkat kabupaten hingga akar rumput harus kompak agar agenda dan program partai bisa berjalan maksimal.

“Harapan kami, di bawah kepemimpinan Pak Marjuki, Golkar Kabupaten Bekasi semakin solid, semakin maju, dan kembali menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi serta kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Musda ke-XI Golkar Kabupaten Bekasi sendiri berlangsung dengan melibatkan sekitar 1.000 kader.

Bukan cuma kader, sejumlah unsur pemerintahan, penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum, hingga tokoh lintas partai ikut hadir.

Di antaranya Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqin, Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, jajaran Kesbangpol Jawa Barat, para pendiri partai, organisasi sayap Golkar, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, KPU Kabupaten Bekasi, Bawaslu Kabupaten Bekasi, serta perwakilan partai politik lain seperti Gerindra, PSI, dan PKB.

Buat Udi, kehadiran banyak unsur tersebut bukan sekadar seremoni.

Menurutnya, hal itu menjadi tanda bahwa Golkar masih punya posisi penting dalam percaturan politik Kabupaten Bekasi.

“Ini menjadi sinyal yang baik. Artinya, Golkar masih diperhitungkan dan memiliki tempat di tengah masyarakat serta dalam dinamika politik daerah,” ungkapnya.

Namun, setelah Musda selesai, pekerjaan rumah justru menanti.

Udi menilai Golkar harus segera merapatkan barisan, memperkuat konsolidasi internal, dan merebut kembali perhatian masyarakat.

“Pekerjaan rumah kita bersama sekarang adalah bagaimana merapatkan barisan, memperkuat konsolidasi, dan memenangkan hati rakyat,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari PK Golkar Cikarang Timur.

Udi memastikan struktur partai di wilayahnya siap bersinergi dengan kepengurusan baru DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi di bawah kepemimpinan Akhmad Marjuki.

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat program partai, tetapi juga memperluas komunikasi politik dan pelayanan kepada masyarakat hingga tingkat akar rumput.

“Kami dari PK Golkar Cikarang Timur siap bersinergi dan mendukung kepengurusan baru. Semoga seluruh kader dapat menjaga kekompakan dan bersama-sama membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

Kini, Marjuki resmi memegang kemudi Golkar Kabupaten Bekasi.

Tantangannya jelas: membuat partai semakin solid, semakin dekat dengan rakyat, dan tetap diperhitungkan dalam peta politik Kabupaten Bekasi. (iB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *