CIKARANG PUSAT – Pemkab Bekasi akan mendorong PDAM Tirta Bhagasasi bekerjsama sama dengan swasta untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Meski begitu, kerjasama BUMD penyedia air bersih itu dengan swasta harus harus saling menguntungkan.
Hal tersebut diungkapkan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan setelah menjadi Pembina diupacara HUT PDAM Tirta Bhagasasi ke-40 yang digelar di pelataran kantor pusatnya di Jl. Kalimalang, Desa Herarmukti Kecamatan Cikarang Pusat pada Rabu (29/09).
“Diultah PDAM ke-40, usia 40 sudah matang dan dewasa, disitu kemajuan itu lebih tinggi lagi, tentunya tergantung pada Direksi dan jajaran yang menggerakan semangat Ultah ke-40 ini menuju ke arah yang lebih baik,” ujar Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan.
PDAM Tirta Bhagasasi juga didorong agar bisa memaksimalkan pelayanannya ke masyarkat sesuai dengan target bisnis plannya. Juga meningkatkan kualitas pelayanannya seperti air bersihnya, respon terhadap complain pelanggan semakin cepat dan kebocoran pipa sambungan air semakin berkurang.
Menurutnya, dengan keterbatasan APBD akan mendorong agar PDAM bisa bekerjasama dengan pihak swasta untuk peningkatakan pelayanan ke masyarakat. Tentunya, kerjasama ini saling menguntungkan meskipun ada margin yang tidak optimal kepada pemerintah daerah.
“Nah ini yang harus dipahami pengambil keputusan seperti dewan, masyarakat. Jadi prioritaskan pelayanan ke masyarkaat dan akan kita dorong kearah sana,” katanya. Meski begitu, Dani yakin, PAD akan meningkat jika pelanggan PDAM semakin banyak dan biaya investasi ke perusahaan air minum plat merah itu sudah tertutupi.
Tak hanya itu, Pj Bupati Bekasi juga mengapresiasi pencapaian yang telah diterima PDAM Tirta Bhagasasi seperti peraih penghargaan TOP BUMD terbaik. Harapannya agar PDAM bisa terus mengingkatkan pelayanannnya dengan baik.
“Ini menjadi indikator yang baik dan memambah motivasi. Segala prestasi tidak datang dengan sendirinya tetapi semua hasil dari kerja keras, iklas dan tuntas. Dan harus mempertahankannya lebih kerjas lagi karena mencapainya lebih mudah tetapi mempertahankannya cukup sulit,” paparnya.
Menyinggung soal penyertaan modal, Pj Bupati mempertimbangkan sesuai dengan kemampuan APBD 2022. Apalagi, sudah banyak permintaan masyarakat untuk menjadi pelanggan baru yang harus dilayani PDAM Tirta Bhagasasi.
Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim menjelaskan, sesuai dengan business plan PDAM Tirta Bhagasasi, tahun 2023 menargetkan cakupan layanan air bersih sebesar 70 persen di Kabupaten Bekasi. Maka, untuk merealisasikan itu, badan usaha milik daerah ini membuka opsi kerja sama dengan pihak swasta untuk melebarkan layanan. “Prinsipnya saling menguntungkan antara PDAM dan investor sehingga cakupan pelayanan dapat ditingkatkan,” tandasnya. (IB)



















