KABUPATEN BEKASI – Sebanyak 98,75% penduduk di Kabupaten Bekasi telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi pada kegiatan rekonsiliasi data segmen kepesertaan PBPU dan BP Pemda, Selasa (08/11). Kegiatan yang diselenggarakan secara rutin tiap tahunnya tersebut bertujuan untuk meningkatkan akurasi data jumlah peserta dan iuran antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dengan BPJS Kesehatan Cabang Cikarang.
Dalam sambutannya Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Kulmant Zul Achsana mengatakan dibutuhkan berbagai cara dan dukungan dari seluruh pihak untuk mempertahankan predikat Universal Health Coverage (UHC). Ia melanjutkan melalui kegiatan ini seluruh pemangku kepentingan dapat bertukar pikiran untuk mencari solusi-solusi terkait permasalahan kesehatan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi. Ia berharap kedepannya seluruh penduduk Kabupaten Bekasi dapat terlindungi Program JKN.
“Sebanyak 98,75% penduduk Kabupaten Bekasi telah terdaftar sebagai peserta Program JKN, itu berarati Kabupaten Bekasi memiliki predikat UHC. Untuk mempertahankan kondisi ini hingga tahun-tahun kedepannya tetap dibutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Melalui kegiatan pada hari ini seluruh pemangku kepentingan dapat bertukar pikiran dalam mencari solusi terkait permasalahan kesehatan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi. Kita semua tentu berharap seluruh penduduk Kabupaten Bekasi dapat terlindungi Program JKN,” ujar Kulmant.
Kepala Cabang Cikarang BPJS Kesehatan, Erry Endry menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir selain membahas penyandingan data antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dengan BPJS Kesehatan tetapi juga akan membahas permasalahan-permasalahan kesehatan di Kabupaten Bekasi. Ia menyebut dibutuhkan peranan dan dukungan dari seluruh pihak untuk dapat bersama-sama mempertahankan predikat UHC di Kabupaten Bekasi.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir pada kegiatan hari ini, karena selain akan dilakukan penyandingan data antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dan BPJS Kesehatan disini juga kita akan bersama-sama membahas permasalahan kesehatan yang terjadi di Kabupaten Bekasi serta mencari solusi dari permasalahan tersebut. Selain itu dibutuhkan peran dan dukungan dari semua pihak untuk dapat bersama-sama mempertahankan capaian predikat UHC pada tahun-tahun berikutnya,” tutur Erry. (**)



















