IWAPI Kabupaten Bekasi Sulap Pekarangan Jadi Kebun Pangan, Warga Tak Perlu Selalu Beli Cabai!

EKBIS86 BACA

CIKARANG SELATAN – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Bekasi menggagas program Kampung Hortikultura di Kecamatan Cibarusah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga. Melalui program ini, warga akan diajak memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, tomat, dan berbagai jenis sayuran guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketua IWAPI Kabupaten Bekasi, S. Widi Karyaningsih, mengatakan program tersebut akan menjadi proyek percontohan sebelum dikembangkan ke wilayah lain di Kabupaten Bekasi.

“Jadi, kalau warga mau masak dan membutuhkan cabai, tomat, atau sayuran lainnya, tinggal mengambil dari tanaman sendiri di pekarangan rumah,” kata Widi saat ditemui di Cikarang, Sabtu (10/10/2026).

Menurutnya, program Kampung Hortikultura tidak sekadar mendorong warga bercocok tanam, tetapi juga membangun kemandirian pangan dari lingkungan rumah tangga. Pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal diharapkan dapat menghasilkan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Saat ini, IWAPI Kabupaten Bekasi masih melakukan pendataan calon penerima bibit tanaman. Warga nantinya akan mendapatkan bibit untuk dibudidayakan di pekarangan masing-masing, disertai pendampingan tenaga ahli mengenai cara menanam dan merawat tanaman dengan benar.

“Warga nanti tidak hanya menerima bibit, tetapi juga akan diajari cara menanamnya. Dengan begitu, mereka bisa merawat tanaman sendiri dan memanfaatkan hasilnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

IWAPI Kabupaten Bekasi menargetkan pencanangan Kampung Hortikultura dapat dilaksanakan pada akhir Oktober 2026. Untuk mendukung realisasi program tersebut, Widi berharap Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi dapat membantu penyediaan bibit tanaman agar jangkauan program semakin luas.

“Kami berharap ada dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, terutama untuk bibit tanaman. Kalau program ini bisa dikembangkan di banyak tempat, manfaatnya juga akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Widi menjelaskan, Kecamatan Cibarusah dipilih sebagai lokasi percontohan. Jika pelaksanaannya berjalan baik, konsep serupa diharapkan dapat diterapkan di kampung-kampung lain dengan menyesuaikan kondisi pekarangan dan kebutuhan masyarakat setempat.

Ia menilai, penguatan ketahanan pangan tidak harus selalu dimulai melalui program berskala besar. Pemanfaatan lahan di sekitar rumah dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu keluarga memenuhi sebagian kebutuhan sayuran secara mandiri.

Melalui Kampung Hortikultura, IWAPI Kabupaten Bekasi berharap semakin banyak warga yang terbiasa menanam sayuran di pekarangan, sekaligus mengoptimalkan lahan yang tersedia agar lebih produktif dan bermanfaat bagi kebutuhan pangan keluarga. (iB)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *