HERBALKU – Sakit pinggang yang cukup menggangu aktifitas pernah dirasakan Mat Udin beberapa minggu lalu. Tak hanya sakit pinggang yang dirasakan, tetapi sakitnya menjalan ke bagian kemih dan nyeri pada kelamin. Kondisi tersebut mengganggu sekali Mat Udin, terutama saat bekerja, dia merasakan ada yang sangat tak nyaman pada bagian kelaminnya itu.
Setelah sakit pinggang dan nyeri pada bagian kemih, akhirnya Mat Udin memutuskan untuk melakukan cek up ke rumah sakit. Hasilnya, dari tes urin diketahui ada batu ginjal dan bakteri. Diperkuat lagi dengan hasil USG rumah sakit ada pergerakan batu ginjal dari dari ginjal ke ureter. Mat Udin pun terus merasakan nyeri dan buang air kecil yang nyeri.
Dokter memutuskannya untuk melakukan tindakan. Namun Mat Udin tidak mau, dia mencari informasi tanaman obat apa untuk mengatasi masalah batu ginjal. Dari informasi yang didapat, daun kejibeling atau yang dikenal kacabeling menjadi tanaman obat yang disarankan.
Akhirnya, Mat Udin rutin minum rebusan daun Kejibeling. Pagi sebelum makan rebusan airnya diminum, siang bahkan sebelum tidur. Tak lupa juga berdoa meminta kesembuhan kepada yang Maha Kuasa menjadi cara yang sangat penting. Rebusan Herbal Kejibeling hanya sebatas ikhtiar saja.
Akhirnya, kurang lebih tiga minggu mengkonsumsi rebusan daun tersebut, batu ginjal sebesar biji kacang hijau keluar dari saluran kencingnya. Mat Udin pun bersyukur kepada Allah atas kesembuhan penyakit yang batu ginjal yang dideritanya.
Daun keji beling memiliki nama latin Strobilanthes crispus (Acanthaceae), yang umumnya ditemukan di tepian sungai ataupun lahan dan sering dijadikan tanaman pagar.
Dari sumber yang dirangkum, beberapa manfaat daun keji beling untuk kesehatan di antaranya:
- Memiliki Kandungan Antioksidan
Siapa sangka bahwa salah satu manfaat daun keji beling adalah menangkal radikal bebas.
Hal ini didukung oleh penelitian pada tahun 2000 yang menemukan bahwa kandungan antioksidan daun keji beling lebih tinggi dari vitamin E.
Penelitian tersebut juga menganjurkan untuk mengonsumsi sebanyak 5 gram ekstrak daun keji beling per hari dalam bentuk teh untuk menambah asupan antioksidan dan nutrisi dalam tubuh.
Penelitian yang serupa di tahun 2010 ikut menyokong manfaat daun keji beling untuk mencegah radikal bebas dan bahkan tidak menemukan adanya zat beracun dalam daun keji beling.
Antioksidan dalam daun keji beling dikaitkan dengan kandungan fenol yang tinggi dalam daun keji beling.
- Dapat Mengobati Luka
Salah satu manfaat daun keji beling, yaitu mengobati luka, sempat diuji coba dalam suatu penelitian.
Penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 tersebut mendukung manfaat daun keji dalam menyembuhkan luka.
Dalam penelitian tersebut, jus daun keji beling ditemukan mampu mempercepat penyembuhan luka pada tikus yang normal maupun yang menderita diabetes.
Penelitian tersebut menaruh ekstrak daun keji beling pada luka di tikus dan menemukan bahwa luka yang dibalut dengan ekstrak daun keji beling lebih cepat sembuh dan memiliki bekas luka yang tidak selebar normalnya.
Selain itu, luka yang ditutupi dengan ekstrak daun keji beling mengandung lebih banyak kolagen dan lebih sedikit sel-sel penyebab radang dibandingkan dengan tikus lain yang tidak diberikan ekstrak daun keji beling.
Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk mengetes manfaat daun keji beling yang satu ini.
- Punya Kandungan Antikanker
Manfaat daun keji beling dalam mengatasi kanker terletak dalam kandungan antikanker yang dimiliki.
Didapatkan bahwa daun keji beling bisa mencegah pertumbuhan sel kanker prostat dan kanker payudara.
Tidak hanya kanker prostat dan kanker payudara, penelitian pada tahun 2015 menyatakan bahwa kandungan flavonoid dalam daun keji beling bisa menghentikan perkembangan kanker usus besar pada tikus.
Ontology Letters juga mencatat, mekanisme antikanker dari daun keji beling akan melawan garis sel kanker hati dan kanker payudara. Sifat antikanker ini mungkin menjadi target kemoterapi yang sesuai digunakan untuk penderita kanker tersebut.
- Bisa Menjadi Tanaman untuk Anti-diabetes
Selanjutnya, manfaat dari tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman anti-diabetes.
Menurut penelitian pada tahun 2006, teh yang terbuat dari kandungan daun keji beling mengandung antioksidan dan bisa mengurangi kadar gula darah pada tikus.
Penelitian lain di tahun 2009 menemukan bahwa jus daun keji beling bisa menurunkan kolesterol pada tikus yang mengalami diabetes.
Perlu diketahui bahwa penelitian lebih lanjut mengenai manfaat daun keji beling terhadap penyakit diabetes pada manusia masih diperlukan.
- Dapat Menangani Batu Ginjal
Manfaat keji beling ini masih bersifat laporan dari masyarakat, dan masih membutuhkan kajian secara medis.
Menurut sebuah artikel di International Food Research Journal, daun keji beling telah digunakan sebagai obat herbal untuk menangani batu ginjal.
Manfaat ini dilakukan cara menempelkan daun yang telah dipanaskan pada bagian pinggul.
- Meningkatkan Volume Darah dan Percepat Pembekuan Darah
Manfaat daun keji beling lainnya adalah dapat meningkatkan volume darah, sehingga cocok dikonsumsi orang dengan kondisi anemia atau darah rendah.
Jika Moms menderita kekurangan darah atau anemia, sebaiknya mencoba ramuan daun keji beling ini.
Kandungan natrium yang ada pada tanaman ini dapat meningkatkan ekstraseluler yang menyebabkan volume darah meningkat.
Tak hanya itu, tanaman ini juga dapat digunakan untuk mempercepat pembekuan darah, karena kandungan kalsiumnya yang tinggi.
- Menyembuhkan Ambeien
Apakah Moms sedang mengalami ambeien? Rasanya seperti ada daging yang tumbuh di sekitar anus.
Meski tidak terasa, nyatanya ini akan berbahaya jika tidak diobati dengan benar.
Penyakit ini disebabkan oleh adanya pembengkakan pembuluh darah pada bagian usus besar di rektum dan anus.
Ada dua jenis ambeien yang umumnya terjadi, yakni ambeien dalam dan ambeien luar.
Ambeien dalam terjadi berada tepat di dalam anus, dan biasanya sangat jarang menimbulkan keluhan. Bahkan bisa sembuh sendiri.
Untuk ambeien luar biasanya selalu disertai dengan gejala-gejala lain seperti rasa perih di sekitar anus, BAB yang berdarah, dan terdapat benjolan di sekitar anus yang kadang terasa gatal.
Salah satu obat tradisional yang disarankan adalah dengan mencoba daun keji beling.
Daun ini dipercaya ampuh untuk atasi rasa sakit karena ambeien.
Moms bisa merebus 5 hingga 8 lembar daun keji beling bersama tiga gelas air.
Airnya dapat dikonsumsi sekitar dua kali dalam sehari untuk dapat merasakan khasiatnya.
Moms bisa menambahkan madu ataupun jeruk nipis sebagai penambah rasa.
8. Menurunkan Risiko Depresi
Stres adalah reaksi tubuh saat seseorang menghadapi ancaman.
Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang mengalami tekanan atau suatu perubahan pikiran yang membuat gugup, marah, tidak bersemangat, dan putus asa.
Selain itu, situasi tersebut juga dapat memicu reaksi tubuh, baik secara fisik maupun mental.
Gangguan stres jika tidak segera bisa mengakibatkan depresi, yang bisa membuat suasana hati terus mengalami tekanan dan kehilangan semangat hidup.
Kondisi traumatis ini dapat bersifat objektif maupun subjektif, baik itu karena kekerasan fisik, emosional, hingga kejadian yang bisa mengancam nyawa.
Jika sering mengalami depresi, Moms bisa mengatasinya dengan daun keji beling.
Pasalnya, daun keji beling mengandung senyawa yang mampu memberikan efek nyaman dan dingin pada tubuh.
Moms bisa merebus daun keji beling menjadi teh untuk memberikan efek tenang dan nyaman, terutama bagi orang tua atau dewasa yang memiliki banyak masalah dan stres hingga depresi.
9. Meredakan Sakit Pinggang
Manfaat daun keji beling selanjutnya adalah dapat meredakan sakit pinggang.
Melansir Universitas Sumatera Utara, ekstrak etanol daun keji beling dan asetilkolin dapat meredakan otot termasuk sakit pinggang.
Moms bisa mengonsumsinya dengan cara daun keji beling yang sudah dibersihkan, kemudian direbus sampai agak mengental dan diminum 3 kali sehari.
Boleh juga menambahkan gula atau madu secukupnya untuk menambah citarasa.
(dari berbagai sumber)



















