KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi terus berkomitmen dalam menjaga keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Kabupaten Bekasi. Hal tersebut diungkapkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi dalam kegiatan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan bersama BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, Jumat (28/10). Kegiatan itu juga sebagai bentuk sinergitas antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat
Asisten Pemerintahan dan Kesejateraan Rakyat Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainarti mengatakan kegiatan yang diselenggarakan hari ini merupakan forum diskusi bersama dalam mencapai solusi-solusi terkait permasalahan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Bekasi terutama tentang pekerja non ASN di lingkungan Pemda yang belum terlindungi Program JKN. Ia berharap kedepannya kepesertaan PBPU dan BP Pemda dapat lebih dimaksimalkan bagi masyarakat dan pekerja non ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.
“Kegiatan ini diselenggarakan antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dalam mencapai solusi-solusi terkait permasalahan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Bekasi terutama tentang pekerja non ASN di lingkungan Pemda yang belum terlindungi Program JKN. Saat ini Kabupaten Bekasi telah mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) dimana bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan dapat didaftarkan ke dalam kepesertaan segmen PBPU dan BP Pemda dan langsung aktif. Saya berharap kepesertaan tersebut dapat dimaksimalkan bagi masyarakat dan pekerja non ASN di lingkungan Pemda,” tutur Enny.
Kepala Cabang Cikarang BPJS Kesehatan, Erry Endry mengatakan kegiatan pada hari ini bertujuan untuk mencapai komunikasi yang baik dengan pemangku kepentingan terkait pelaksanaan Program JKN di wilayah Kabupaten Bekasi. Ia menambahkan dibutuhkan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi untuk menentukan langkah-langkah strategis dalam mengatasi berbagai masalah dan hambatan pelaksanaan Program JKN. Ia berharap BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dapat terus menjalin komunikasi yang baik dalam upaya mempertahankan capaian predikat Universal Health Coverage (UHC) di tahun berikutnya.
“Kegiatan hari ini dilaksanakan dalam rangka membahas langkah-langkah strategis mengatasi berbagai masalah dan hambatan pelaksanaan Program JKN di wilayah Kabupaten Bekasi. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Saya berharap BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dapat terus menjalin komunikasi yang baik dalam upaya mempertahankan capaian predikat Universal Health Coverage (UHC) di tahun-tahun berikutnya,” ujar Erry. (**)

























