Dewan H. Syahrir Minta Pendistribusian Gas Melon Jangan Persulit Rakyat

POLITIK1,545 BACA

KABUPATEN BEKASI – Anggota DPRD Jawa Barat H. Syahrir menilai penerapan aplikasi pembelian gas 3 Kg bakal mempersulit rakyat. Dia meminta agar, rakyat jangan dipersulit untuk membeli kebutuhan sehari-harinya itu.

“Kami berharap regulasi pendistribusian gas 3 Kg ini lebih transparan dan system atau aplikasinya jangan menyulitkan rakyat,” ujar H. Syahrir kepada indexbekasi.com pada Senin (14/08/2023).

Menurutnya, aplikasi yang diterapkan Pertamina kurang maksimal agar subsidi dinikmati tepat sasaran. Buktinya, pada subsidi solar, dimana penikmatnya juga masih ada dari golongan masyarakat berduit alias orang kaya.

“Aplikasi yang diterapkan Pertamina saat ini juga masih banyak kelemahan, seperti pembelian Solar Bersubsidi masih banyak ditemukan mobil mewah membeli solar bersubsidi dengan mempunya aplikasi barcode,” kritiknya.

Kasus penerapan aplikasi pada pembelian solar bersubsidi ini juga bisa terjadi pada penerapan apliasi dipembelian Gas 3 Kg. Dia menyarankan pembelian gas melon tersebut sebaiknya lebih mengedepankan pemerataan bagi masyarakat miskin.

“Begitu juga dengan Gas 3 Kg, jangan lagi rakyat, ratakan saja jumlah dan sebaran Gas Melon itu,” sarannya.

Politisi partai Gerindra itu meminta agar Pertamina dapat mengkaji ulang penerapan aplikasi pada pembelian Gas 3 Kg itu. Katanya, beban ekonomi masyarakat sudah sangat berat dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Intinya menjulan gas subsidi itu tidak mempersulit yang memang masih mengalami kesulitan ekonomi ditengah PHK dan kurangnya lapangan pekerjaan,” tandasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *