Olivia Regina Putri Rasakan Manfaat JKN Saat Alami Gangguan Kesehatan

EKBIS280 BACA

CIKARANG SELATAN – Di tengah padatnya aktivitas pekerja ibu kota, menjaga kesehatan sering kali menjadi tantangan tersendiri. Pola makan tidak teratur, waktu istirahat minim, dan tekanan pekerjaan kerap memicu berbagai keluhan kesehatan. Hal inilah yang dialami Olivia Regina Putri (24), seorang staf administrasi yang mulai menyadari pentingnya memiliki perlindungan kesehatan yang memadai.

Perempuan kelahiran 18 Januari 2001 itu sebelumnya tak pernah mengira bahwa penyakit mag yang ia anggap ringan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut membuatnya merasakan langsung manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan. Sejak 2018, Olivia terdaftar sebagai peserta JKN mandiri karena belum mendapatkan fasilitas asuransi kesehatan dari tempatnya bekerja.

“Awalnya saya pikir hanya perut kembung biasa, tapi lama-lama sakitnya makin parah sampai saya tidak bisa fokus kerja,” ungkap Olivia. “Saya ikut BPJS Kesehatan secara mandiri karena tahu pentingnya punya perlindungan. Saya merasa lebih aman karena tahu saya terlindungi kalau sewaktu-waktu sakit.”

Saat keluhannya semakin mengganggu, Olivia memutuskan berobat ke fasilitas kesehatan. Sebagai peserta JKN kelas rawat 1, ia mendapatkan pelayanan tanpa harus mengeluarkan biaya. Ia mengaku sangat terbantu, terutama karena saat itu kondisi keuangannya belum memungkinkan.

“Saya tinggal tunjukkan kartu JKN, langsung dilayani. Saya tidak keluar biaya sepersen pun. Fitur antrean online di Mobile JKN juga sangat membantu, jadi saya bisa daftar dari kantor atau rumah tanpa harus menunggu lama di faskes,” jelasnya.

Olivia merupakan pengguna aktif aplikasi Mobile JKN yang menurutnya memberikan banyak kemudahan, mulai dari pengecekan status kepesertaan hingga pendaftaran antrean pelayanan di FKTP maupun FKRTL. Ia menilai layanan BPJS Kesehatan kini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Kesan saya sangat baik. Pelayanannya memuaskan dan aplikasinya sangat membantu. Harapan saya, BPJS Kesehatan terus meningkatkan layanannya agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat seperti saya,” ujarnya.

Sebagai peserta mandiri, Olivia merasa iuran bulanan yang dibayarkan sangat sebanding dengan manfaat yang diterima. Ia bercerita, keluarganya juga rutin memanfaatkan layanan JKN ketika mengalami keluhan kesehatan ringan hingga perawatan di rumah sakit. Setahun lalu, ibunya dirawat beberapa hari, dan seluruh biayanya ditanggung BPJS Kesehatan.

“Kalau kita sehat, mungkin terasa tidak perlu. Tapi ketika sakit datang, baru terasa pentingnya perlindungan. Saya bersyukur sudah menjadi peserta sejak 2018 dan akan terus lanjut,” katanya menutup cerita. “BPJS Kesehatan keren dan membuat peserta merasa nyaman.”

Laporan ini mempertegas kembali pentingnya JKN sebagai jaring pengaman kesehatan masyarakat, khususnya bagi para pekerja yang rentan mengalami masalah kesehatan akibat padatnya aktivitas harian. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *