KARANGBAHAGIA – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam akan menindaklanjuti kejelasan pembangunan jembatan penghubung antara perumahan Puri Nirwana Residance (PNR) dengan perumahan Grand Cikarang City (GCC) sampai saat ini belum ada kejelasan.
Kabar terakhir, pembangunan jembatan tersebut terkendala dengan adanya penolakan warga dari salah satu perumahan tersebut.
“Masalah jembatan penghubung ini akan saya tanyakan kembali ke dinas terkait, bagaimanapun juga harus terbangun komunikasi antara dua kepala desa dan dua kecamatan dari perumahan tersebut,” ujar Saeful Islam setelah menggelar reses dewan pada sabtu (26/02).
Kedua perumahan tersebut berada pada wilayah yang berbeda tetapi masuk satu daerah pemilihan anggota DPRD dari fraksi PKS itu, yaitu Dapil VI. GCC berada di desa Karangharja Kecamatan Cikarang Utara sementara PNR berada di desa Sukaraya kecamatan Karang Bahagia.
“Masalahnya kan karean tidak ada pembicaraan dari awalnya, kalau ada pembicaran baik dari desa ataupun kecamatan, apa sih yang tidak bisa diselesaikan,” katanya.
Politisi PKS itu juga menegaskan mendukung pembangunan jembatan penghubung antara GCC – PNR. Sebab, dengan adanya jalan penghubung akan memperpendek jarak tempuh atau akses warga.
“Jadi antar wilayah saling terhubung atau terkoneksi, soal keamanannya itu kan bisa diatur. Sekarang ini antar kawasan industry saja sudah terkoneksi dengan jalur penghubung, masa untuk perumahan nggak bisa? Sama-sama masih di Kabupaten Bekasi,” tandasnya. (IB)



















