Perencanaan Pembangunan Kurang Matang, Budiyanto : Sunda Empire Saja Punya Konsep Masa Depan

POLITIK2,123 BACA

CIKARANG PUSAT – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Budiyanto menyayangkan lebih dari 16 tahun Kabupaten Bekasi masih focus membenahi infrastruktur yang rusak. Seharusnya, Kabupaten Bekasi saat ini lebih focus untuk peningkatan kesehateraan masyarakatnya, bukan lagi melulu soal pembenahan infrasturktur seperti jalan rusak.

Hal tersebut diungkapkan Budiyanto setelah melakukan reses anggota DPRD Kabupaten Bekasi Masa Sidang Tahun 2022 di Desa Cicau pada Sabtu (26/02).

“Permasalahan di Kabupaten Bekasi sudah 16 tahun, sampai sekarang masih berkutat pada masalah pembangunan infrasturktur, padahal hal yang harus dipikirkan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Politisi PKS itu juga mengaku jenuh dengan persoalan yang dikeluhkan masyarakat disaat Musrenbang atau reses. Kejenuhannya tak lepas dari persoalan infrastruktur yang mayoritas banyak dikeluhkan masyarakat.

“Diskusi berjam-jam bahasannya infrasturktur semua, seharusnya ya saya bilang tadi kita sudah bicara peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Dengan persoalan tersebut, Anggota Komisi II DPRD itu menilai ada persoalan dari sisi perencanaan yang kurang matang. Terutama peran pemerintah daerah  dalam membuat planning pembangunan di Kabupaten Bekasi, baik jangka pendek, menengah dan panjang.

“Jadi saya melihat konsep perencanaan yang kurang matang yang sifatnya temporary dari pemerintah daerah Kabupaten Bekasi,” sindirnya.

Bahkan Budiyanto juga membandingkan dengan Sunda Empire yang lebih matang dalam konsep perencanaan pembangunan kedepan. “Ya kalau sunda empire saja punya analisis konsep masa depan, masa di kita tidak ada,” tandasnya. (IB)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *