KABUPATEN BEKASI – Riwan Arifin akhirnya memutuskan maju di Pileg Kabupaten Bekasi 2024. Salah satu yang menjadi alasannya maju di Pileg yaitu masih banyak persoalan yang dihadapi Kabupaten Bekasi, terutama persoalan lingkungan yang tak kunjung usai.
“Ya persoalan lingkungan itu klasik ya dari dulu, mulai dari pencemaran limbah industry ke aliran sungai, sampah dan lainnya. Itu harus dibenahi,” tegas Ridwan Arifin pada Kamis (25/05/2023).
Aktifis el-Kail mengakui membenahi persoalan lingkungan tak semudah membalikan telapak tangan. Butuh proses serta kebijakan yang tepat agar persoalan lingkungan bisa teratasi di Kabupaten Bekasi.
Apalagi, Kabupaten Bekasi dikenal sebagai kawasan indutri terbesar se-Asia Tenggara. Bahkan, menjadi wilayah urbanisasi dimana setiap tahunnya menjadi wilayah tujuan masyarakat luar mendapatkan pekerjaan yang layak di Kabupaten Bekasi.
“Nah menjadi kawasan industry dan wilayah urban harus ada konsekwensi yang diterima Kabupaten Bekasi. Seperti persoalan lingkungan. Namun, itu semua bisa diantisipasi dengan kebijakan yang pas, terutama peran eksekutif dan legislative yang mengatur regulasi pengelolaan lingkungan di Kabupaten Bekasi,” paparnya.
Politisi Gerindra juga menilai, sebagai aktivis lingkungan tak bisa maksimal dalam menyorot persoalan lingkungan di Kabupaten Bekasi. Setiap kali melihat masalah, pria yang biasa disapa Bang Iwang ini selalu berbenturan dengan regulasi dan aturan dari pemerintah daerah.
“Kadang kita sebagai aktivis sudah memberikan masukan ke pemerintah daerah tetapi belum tentu masukan itu dijalankan. Nah jika saya masuk di legislative, apa yang saya perjuangan terkait lingkungan bisa maksimal karena bersentuhan langsung dengan kebijakan membuat aturan,” tegasnya Bacaleg dari Dapil VI Kabupaten Bekasi ini.
Bagaimanapun, menurutnya, harus ada solusi yang tepat membenahi masalah lingkungan yang ada di Kabupaten Bekasi. Salah satunya berjuang melalui jalur legislative atau parlemen.
“Saya sudah sering bersentuhan dengan persoalan lingkungan di Kabupaten Bekasi, dari masyarakat biasa, menjadi aktivis yang peduli dengan persoalan lingkungan. Dan sudah saat berjuang di jalur parlemen,” tegas Anak buah Prabowo Subianto itu. (**)



















