Putih Sari: Program JKN Bentuk Negara Hadir di Tengah Rakyat

EKBIS1,666 BACA

KABUPATEN BEKASI – Komisi IX DPR RI yang memiliki lingkup tugas di bidang kesehatan, ketenagakerjaan dan kependudukan terus berikan dukungan terhadap pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal tersebut kembali nampak dari kolaborasi antara BPJS Kesehatan bersama Komisi IX DPR RI dalam pelaksanaan sosialisasi bersama Program JKN kepada masyarakat di Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (25/02). Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut perangkat Kelurahan Wanasari, Kepala Puskesmas Wanasari serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala Cabang Cikarang BPJS Kesehatan, Sudiyanti memberikan apresiasi kepada Komisi IX DPR RI yang terus berikan dukungannya dalam penyelenggaraan Program JKN. Ia juga mendorong masyrakat untuk peduli terhadap keaktifan kepesertaan JKN-nya, serta agar memanfaatkan kanal layanan digital yang telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk mengakses berbagai pelayanan administrasi yang dibutuhkan.

“Kegiatan ini secara rutin kami laksanakan tiap tahunnya bersama Komisi IX DPR RI dengan tujuan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bekasi terkait Program JKN. Bagi masyarakat yang ingin secara berkala mengecek keaktifan kepesertaannya dapat mengunduh Aplikasi Mobile JKN. Selain dapat melihat status kepesertaan, juga banyak fitur-fitur lainnya seperti skrining riwayat kesehatan dan kartu digital yang dapat digunakan ketika berobat di fasilitas kesehatan. Selain kartu digital kini peserta JKN juga dapat berobat hanya dengan menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP saja. Jadi kini tidak perlu lagi menunjukkan kartu fisik JKN-nya,” jelas Sudiyanti.

Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari yang turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan itu juga mengatakan bahwa pihaknya selalu mendorong negara untuk hadir di tengah rakyat, termasuk juga membantu rakyatnya mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Putih juga menyebut bahwa Program JKN merupakan program yang dicanangkan oleh Pemerintah yang diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Program ini tidak hanya untuk masyarakat tidak mampu tetapi juga diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat yang bertujuan membantu masyarakat dari sisi pembiayaan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Kita tentunya mengetahui saat ini banyak penyakit kronis yang membutuhkan biaya tidak sedikit untuk pengobatannya. Oleh karena itu, Program JKN hadir dalam membantu masyarakat agar tidak takut untuk berobat karena tidak memiliki biaya,” terang Putih.

Putih mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini diharapkan bisa eningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya Program JKN. Ia menyebut masih banyak masyarakat kurang mampu yang belum mengetahui informasi tentang kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam Program JKN. Ia juga mengajak kepada masyarakat yang mampu membayar iuran secara pribadi, agar mendaftarkan diri sekeluarga ke dalam segmen kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan rutin dalam membayar iuran tiap bulannya.

“Pentingnya kegiatan kita pada hari ini adalah meningkatkan pemahaman dan memberikan informasi-informasi terbaru tentang Program JKN. Program JKN memiliki prinsip gotong royong dimana masyarakat yang mampu membantu yang kurang mampu dan masyarakat yang sehat membantu yang sakit. Yang saya lihat masih banyak masyarakat yang kurang mampu masih belum terdaftar ke dalam program ini yang disebabkan oleh kurangnya informasi tentang kepesertaan PBI. Padahal mereka dapat mendaftarkan diri ke dalam kepesertaan PBI yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah. Mudah-mudahan dengan adanya kesadaran bersama dari seluruh masyarakat Program JKN ini dapat terus berkelanjutan,” ungkapnya. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *