Banyak Kemudahan, Layanan Program JKN Semakin Maju dan Membantu

EKBIS327 BACA

Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi

Tidak semua orang merasa tenang saat berbicara tentang kesehatan, namun bagi Muhamad Apriyanto, ketenangan itu hadir sejak ia terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bagi pria berusia 40 tahun tersebut, kartu JKN adalah pegangan penting yang membuatnya merasa lebih siap menghadapi kondisi kesehatan apa pun.

Apriyanto, yang lahir di Jakarta pada 5 April 1985 dan kini berdomisili di Tambun Selatan, telah menjadi peserta JKN sejak tahun 2014 melalui kategori Pekerja Penerima Upah (PPU). Meski kini berwiraswasta, ia tetap mempertahankan kepesertaan JKN kelas 1 karena manfaatnya yang dirasakan dirinya dan keluarga.

Belum lama ini, Apriyanto kembali merasakan manfaat program tersebut ketika membawa anaknya untuk berobat akibat batuk dan pilek. Ia mengungkapkan bahwa proses pelayanan di fasilitas kesehatan (faskes) berjalan cukup baik. Meski begitu, ia mengaku sangat terbantu oleh berbagai fitur layanan peserta yang kini tersedia. Menurutnya, antrean online, pendaftaran layanan, hingga fasilitas pengaduan JKN memudahkan peserta yang membutuhkan bantuan cepat.

“Saya merasa lebih aman karena sudah punya jaminan kalau sewaktu-waktu sakit, ujarnya. Sekarang lebih mudah kalau mau berobat, antrean online sangat membantu. Merubah faskes atau ambil nomor antrean juga gampang,” ujar laki-laki yang akrab disapa Apri tersebut.

Ia juga berharap agar layanan penambahan peserta N+1 dapat dilakukan langsung melalui aplikasi Mobile JKN agar peserta tidak perlu mendatangi kantor atau melakukan proses tambahan. Selain itu, ia menyampaikan harapan besar agar BPJS Kesehatan bersama faskes dapat meningkatkan pengawasan pelayanan melalui inspeksi mendadak.

“Saya berharap layanan penambahan peserta N+1 bisa dilakukan langsung melalui aplikasi Mobile JKN, sehingga peserta tidak perlu datang ke kantor. Kemudian kalau bisa diadakan sidak ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit tanpa pemberitahuan dulu, biar kita tahu kondisi pelayanan aslinya seperti apa,” tambahnya.

Meskipun masih menemukan beberapa kendala dalam proses pelayanan, Apriyanto menilai bahwa Program JKN secara keseluruhan sudah berjalan dengan cukup baik. Ia mengakui kemudahan yang diberikan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh peserta terutama bagi dirinya.

“Sejauh ini pelayanan BPJS Kesehatan sudah cukup bagus dan memuaskan. Semakin kesini semakin banyak kemudahan-kemudahan yang dirasakan bagi masyarakat terutama saya pribadi. Saya yakin BPJS Kesehatan selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui klinik/puskesmas hingga rumah sakit,” tutur laki-laki yang bekerja sebagai cleaning servis tersebut.

Dengan partisipasi aktif dan masukan dari peserta, Program JKN terus berupaya memperkuat kualitas layanan agar dapat memberikan perlindungan kesehatan yang lebih merata, mudah diakses, dan memuaskan bagi seluruh masyarakat. (IB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *