Sakit Tanpa Beban Dengan Program JKN

EKBIS292 BACA

Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi

 Tidak ada yang tahu kapan sakit datang menghampiri. Namun, memiliki jaminan kesehatan membuat setiap orang bisa lebih tenang menghadapi situasi tersebut. Hal inilah yang dirasakan oleh Hendar, peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kampung Rawa Panjang, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi yang bekerja saat ini di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Pria berusia 36 tahun yang bekerja sebagai karyawan swasta ini mengaku sangat bersyukur telah menjadi peserta JKN sejak tahun 2016 melalui segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Menurutnya, program ini benar-benar membantu dan memberikan ketenangan batin bagi para pekerja yang ingin melindungi diri dan keluarganya dari risiko biaya pengobatan yang tinggi. Beberapa waktu lalu dirinya sempat mengalami fistula ani dan menjalani perawatan di salah satu klinik terdekat. Berkat kepesertaan JKN nya yang selalu aktif, seluruh biaya pengobatan dapat ditanggung sepenuhnya sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya lagi

“Memang saya sangat memerlukan Program JKN ini dan manfaatnya benar-benar terasa. saya tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk kesembuhan. Program JKN sangat membantu dan meringankan biaya pengobatan di rumah sakit. Saya tidak perlu khawatir soal biaya karena semuanya sudah dijamin,” tutur Hendar penuh rasa syukur.

Selain kemudahan dalam layanan kesehatan, Hendar juga merasakan manfaat besar dari inovasi digital BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN. Ia menyebutkan bahwa fitur-fitur yang ada sangat membantu peserta dalam mengakses berbagai layanan tanpa harus datang langsung ke kantor cabang. Hendar mengaku sering menggunakan aplikasi tersebut untuk melihat riwayat pelayanan, info peserta, lokasi fasilitas kesehatan (faskes), hingga pengaduan layanan. Ia menilai pelayanan BPJS Kesehatan, baik secara langsung maupun daring, semakin cepat dan responsif.

“Alhamdulillah, pelayanan di kantor cabang atau melalui online sangat mudah diakses. Fitur Antrean Online sangat memudahkan, saya bisa mendaftar kapan saja dan di mana saja tanpa harus menunggu lama di faskes,” ujar Hendar.

Meski demikian, ia berharap BPJS Kesehatan dapat terus memperluas jangkauan layanan. Bagi Hendar, JKN bukan hanya soal jaminan kesehatan, tetapi juga wujud gotong royong untuk kesehatan masyarakat .

“Sebaiknya ditambah kantor layanan pembantu di wilayah yang luas seperti cikarang ini, supaya masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan langsung. Bagi saya, JKN bukan hanya soal jaminan kesehatan, tetapi juga wujud gotong royong antar warga Indonesia. Dengan adanya JKN, kita bisa saling membantu dan merasa aman ketika sakit. Saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN,” tutupnya dengan senyum hangat. (IB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *