CIKARANG PUSAT – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi membentuk kepengurusan pemuda remaja masjid (Prima) Kabupaten Bekasi. Langkah tersebut sebagai salah satu cara mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja seperti tawuran, narkoba, pergaulan bebas dan lainnya.
“Jadi kami tengah mempersiapkan panitia dan menggelar Musda untuk membentuk kepengurusan Prima Kabupaten Bekasi. nanti kepengurusannya ada disetiap kecamatan yang nantinya akan lebih menghidupkan lagi kegiatan-kegiatan di setiap masjid yang ada di Kabupaten Bekasi,” ujar Ketua DMI Kabupaten Bekasi, KH. Imam Mulyana yang ditemui diruangnya pada Rabu (20/07/2022).
KH. Imam Mulyana mengatakan jika nantinya bakal ada kepengurusan Prima di setiap masjid di Kabupaten Bekasi. Saat ini, jumlah masjid yang ada di Kabupaten Bekasi mencapai lebih dari 1.900 masjid.
“Jadi setiap masjid ada pengurusnya, termasuk tingkat kecamatan ada sampai desa atau rantingnya juga ada,” tambahnya.
Rencananya, Musda Prima akan dilakukan setelah Bulan Agustus nanti yang rencanaya akan digelar di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Kabupaten Bekasi.
DMI Kabupaten Bekasi juga berharap, dengan dibentuknya Prima dapat menghindari remaja dari perbuatan-perbuatan negative seperti tawuran, pegaulan bebas, narkotika dan lainnya.
“Agar pemuda itu jangan sampai nongkrong di jalanan, atau melakukan hal hal yang tidak baik. Bagusnya remaja itu ya kemasjid sholat berjamaah, ikut pengajian dan kegiatan positif lainnya,” harapnya.
Tak hanya itu, DMI Kabupaten Bekasi juga akan memfasilitasi para remaja masjid dengan ilmu pengetahuan agama. Salah satunya dengan menghadirikan para narasumber yang ahli dalam bidang agama untuk mentransfer keilmuannya.
“Meskipun pemudanya tatoan juga, kita bimbing, jadi mereka mencari jati diri, jadi bagiamanapun harus kembali ke masjid,” tandasnya. (IB)



















