BPJS Kesehatan Cikarang Lakukan Sibling FKTP di Puskesmas Karang Mulya Kecamatan Bojongmangu

EKBIS2,322 BACA

KABUPATEN BEKASI – Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dilakukan. BPJS Kesehatan Cabang Cikarang melaksanakan kegiatan Supervisi Berbasis Regulasi dan Standar Pelayanan (Sibling) di Puskesmas Karang Mulya, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jumat (25/4).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) kepada peserta JKN telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam keterangannya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, Sudiyanti, menyampaikan pentingnya supervisi ini saat diwawancarai pada moment kegiatan lain.

“Sibling ini kami lakukan untuk melihat secara langsung sejauh mana kepatuhan FKTP terhadap regulasi dan standar pelayanan, meningkatkan kualitas pelayanan, mengidentifikasi potensi masalah serta melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap masalah yang dihadapi. Tidak hanya berfokus pada kepatuhan regulasi, kegiatan sibling FKTP ini juga bertujuan agar peserta JKN merasakan kepuasan dan mendapatkan kualitas layanan terbaik sesuai kebutuhan medisnya,” ujar Sudiyanti.

Dalam pelaksanaannya, tim BPJS Kesehatan melakukan observasi terhadap alur pelayanan, melakukan pengecekan dokumen pendukung, hingga berdiskusi langsung dengan pasien dan petugas kesehatan yang bertugas di puskesmas.

“Supervisi ini tidak hanya bertujuan untuk menilai, melainkan juga untuk memberikan pembinaan kepada FKTP agar pelayanan semakin optimal. Agar terdapatnya satu kesesuaian antara pasien dan FKTP maka wawancara kepada kedua belah juga kami lakukan sehingga keluhan dari kedua belah pihak tersebut dapat kami tampung dan carikan solusinya,” jelas Sudiyanti

Kegiatan tersebut disambut dengan antusias oleh pihak Puskesmas Karang Mulya. Aniskabela, selaku dokter umum di puskesmas tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan tim BPJS Kesehatan dari Kantor Cabang Cikarang. Aniskabela juga menyampaikan bahwa salah satu inovasi yang sangat membantu pelayanan adalah aplikasi Mobile JKN.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cikarang yang telah datang jauh-jauh untuk melakukan Sibling ini. Dengan adanya kegiatan ini, kami jadi tahu apa saja kekurangan kami, sehingga bisa segera melakukan perbaikan demi kemajuan pelayanan ke depannya. Aplikasi Mobile JKN sangat membantu kami sebagai tenaga kesehatan. Melalui aplikasi ini, saya bisa langsung memberikan rujukan kepada pasien tanpa perlu menunggu antrean panjang. Ini sangat mempermudah dan mempercepat proses rujukan,” ujarnya.

Meskipun banyak kemudahan yang dirasakan, Aniskabela tidak menutup mata terhadap tantangan yang ada. Ia menceritakan bahwa kondisi geografis Puskesmas Karang Mulya yang berada di dataran tertinggi Kabupaten Bekasi menyebabkan akses internet menjadi kendala. Lebih lanjut, Aniskabela mengungkapkan bahwa keberadaan program BPJS Kesehatan sangat berarti bagi masyarakat di Kecamatan Bojongmangu

“Sinyal dan provider di sini masih terbatas. Terkadang, saat kami membutuhkan akses cepat untuk input data atau penggunaan aplikasi, koneksi internet menjadi penghambat. Tetapi dibalik itu semua BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat kami, khususnya yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Selain ada peserta mandiri, ada juga segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sangat meringankan masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan,” jelas dokter tersebut.

Melalui kegiatan sibling ini, BPJS Kesehatan berharap FKTP seperti Puskesmas Karang Mulya dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi peserta JKN di wilayah Bojongmangu dan sekitarnya. Dengan supervisi yang berkelanjutan dan komitmen bersama antara BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cikarang dan fasilitas kesehatan sekitar Kabupaten Bekasi, kualitas layanan di tingkat pertama diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung tercapainya tujuan Program JKN dalam mewujudkan jaminan kesehatan yang adil dan merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *