Lahan Pertanian Kabupaten Karawang Terus Tergusur, Dr. Anwar Budiman : Sektor Pertanian Harus Tetap Tumbuh Berkembang

POLITIK3,252 BACA

KARAWANG – Luas lahan pertanian di Kabupaten Karawang terancam dengan alih fungsi ke Kawasan industri dan perumahan. Saat ini,  luas baku sawah di Karawang mencapai 97.000 hektare dimana Pemkab Karawang telah mengunci 87 ribu hektare areal sawah yang tidak boleh dialihfungsikan.

Namun pada kenyataan di lapangan, alih fungsi lahan terus terjadi dari tahun ke tahun. Lebih parahnya, tidak ada data pasti terkait dengan luas lahan pertanian yang beralih fungsi setiap tahunnya. Pemkab Karawang juga tidak menerapkan imbalan dan sanksi bagi pemilik sawah yang mempertahankan atau menjual areal sawahnya untuk dialihfungsikan.

“Nah ini yang menjadi persoalan, sebab kelangkaan pangan kedepannya ini kan sudah menjadi isu global yang harus kita antisipasi sejak dini dengan mempertahankan lahan pertanian yang ada agar tidak dialihfungsikan,” kata Caleg DPR RI, Dr. Anwar Budiman, SH, MM pada Selasa (02/01/2023).

Karawang yang terkenal dengan lumbung padinya, saat ini terlihat banyaknya hamparan areal sawah beralih menjadi perumahan, pertokoan, perkantoran, pergudangan, rumah makan, dan lain-lain. Hal terpenting, harus ada zonasi, mana daerah industri dan mana daerah pertanian.

“Ya dua sector pertanian dan industri ini menjadi sangat penting dan tidak bisa dilepaskan agar ekonomi tetap tumbuh dan berkembang. Namun harus ada kebijakan agar kedua sector ini tidak ada yang berkurang, seperti mengedepankan sector industri dengan mengorbankan lahan pertanian, itu juga kurang bijak,” ujar Dr. Anwar Budiman.

Caleg dari Partai berlambang bintang Mercy ini menilai Pemkab Karawang perlu mengontrol alih fungsi lahan agar sektor industri dan pertanian berkembang seirama. Jangan sampai salah satu sektor itu berkembang masif, sedangkan sektor lainnya malah terbengkalai.

“Jangan sampai puluhan tahun ke depan, sebutan Karawang sebagai daerah industri hilang, atau julukan Karawang sebagai daerah lumbung padi juga hilang akibat tingginya alih fungsi,” katanya.

Oleh karena itu pemerintah harus lebih tegas dan serius mengembangkan sektor industri dan pertanian tanpa menghilangkan keunggulan salah satunya demi kemajuan sektor yang lain.

Bahkan Kabupaten Karawang disebutkan merupakan daerah industri terbesar di Asia Tenggara. Pada tahun ini juga merupakan daerah dengan nilai investasi terbesar di Jawa Barat. Datta dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Karawang, realisasi investasi di kabupaten ini pada triwulan III 2022 telah mencapai Rp10,4 triliun.

Investasi sebesar itu membawa Karawang di urutan pertama investasi terbesar di Jabar. Padahal biasanya Karawang berada di urutan kedua setelah Bekasi. Investasi di Bekasi pada triwulan III 2022 “hanya” mencapai Rp7,8 triliun. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *