KABUPATEN BEKASI – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat ini merupakan suatu kebutuhan yang harus dimiliki tiap orang, hal tersebut disampaikan oleh Sofiyan Safari (55) kepada tim Jamkesnews, Selasa (26/07). Pria yang kesehariannya bekerja menjadi petugas kebersihan di sebuah Dinas milik Pemerintah Daerah tersebut mengakui kini tak merasakan kekhawatiran apabila membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Menurut saya Program JKN kini sudah menjadi sebuah kebutuhan yang wajib dimiliki oleh tiap orang, karena pada dasarnya tidak ada orang yang mengetahui kapan waktunya sakit. Saya sangat bersyukur telah terdaftar sebagai peserta Program JKN yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Saya beserta keluarga tak pernah merasakan kekhawatiran apabila ada diantara kami yang sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Pria yang memiliki dua orang anak tersebut menjelaskan bahwa dirinya sudah pernah menggunakan Kartu JKN miliknya untuk berobat. Ia mengakui selama mengakses pelayanan kesehatan di klinik tempatnya terdaftar selalu mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas kesehatan. Seperti pasien lainnya, pelayanan yang didapat dari klinik tidak membeda-bedakan dengan pasien lainnya yang berobat menggunakan uang pribadi.
“Saya sudah beberapa kali menggunakan Kartu JKN untuk berobat di klinik tempat saya terdaftar. Selama ini saya tidak pernah mengalami kendala ketika akan berobat, saya selalu mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas kesehatan dan semua tindakan tidak dipungut biaya alias gratis. Apa yang saya rasakan sama seperti pasien lainnya, pelayanan dari klinik tidak membeda-bedakan antara pasien yang berobat menggunakan Kartu JKN dengan peserta yang menggunakan biaya pribadi untuk berobat,” tuturnya.
Diakhir perbincangan Sofiyan berharap seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Bekasi dapat mendaftarkan diri beserta keluarganya kedalam Program JKN. Ia selalu berpesan kepada setiap orang terdekatnya, terutama mereka yang sudah berumur di atas kepala lima untuk terdaftar sebagai peserta Program JKN karena lebih rentan mengalami sakit. Terlebih kini Pemerintah Daerah terus berusaha agar semua warganya memiliki jaminan kesehatan. (rls)



















