Biadab, Pesawat Tentara “Berpopok” Isriwil Targetkan Pemukiman Warga, Empat Warga Gaza Tewas dan 15 Tertimbun Reruntuhan

HUKUM1,531 BACA

PALESTINA, GAZA – Pesawat-pesawat tempur Israel telah mengebom sebuah rumah milik keluarga Shehadeh di lingkungan Brazil di provinsi Rafah, selatan Jalur Gaza. Empat orang tewas dalam serangan pada hari Kamis (14/12/2023), dan puluhan lainnya terluka. Setidaknya 15 orang masih hilang di bawah reruntuhan.

Korban luka dipindahkan ke Rumah Sakit Abu Youssef Al Najjar dan Rumah Sakit Khusus Kuwait di Rafah.

Rumah milik Abdullah Shehadeh, seorang dokter, menampung puluhan pengungsi.

Orang-orang di lingkungan sekitar, bersama dengan kru pertahanan sipil, menggali reruntuhan dengan peralatan sederhana dan tangan kosong, dalam upaya untuk mengambil jenazah orang-orang yang terbunuh yang masih berada di bawah reruntuhan.

Dalam dua serangan terpisah terhadap rumah keluarga Abu Dabaa dan Ashour di Rafah, jumlah orang yang tewas akibat pemboman udara meningkat menjadi 25 orang.

Serangan tersebut terjadi pada malam yang sama ketika jaringan komunikasi sekali lagi diputus oleh pasukan Israel, yang kelima kalinya sejak 7 Oktober.

Dalam sebuah pernyataan, kantor media pemerintah di Gaza mengumumkan kebijakan Israel sebagai “tindakan yang disengaja”.

“Memutus komunikasi dan internet berarti warga Palestina akan menghadapi bencana yang mengancam nyawa, karena akan ada banyak orang yang terbunuh dan terluka [dalam serangan Israel] yang tidak dapat dijangkau oleh siapa pun,” kata kantor media tersebut. “Dengan demikian, jumlah korban tewas akan meningkat.”

Lebih dari 280 warga Palestina dan sekitar 800 lainnya terluka pada hari Kamis, ketika serangan udara dan tembakan artileri terus berlanjut di seluruh Jalur Gaza, terutama di kota selatan Khan Younis, Gaza utara, dan lingkungan di timur Kota Gaza.

Sumber : Aljazera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *