Dukung Sektor UMKM, Jababeka Hadirkan Cikarang Trade Center

EKBIS1,662 BACA

KABUPATEN BEKASI – Jababeka terus mendorong sector UMKM agar lebih kuat lagi menjadi basis pondasi perekonomian nasiona. Buktinya, Jababeka menghadirikan Factory Outlet Cikarang Trade Center untuk para pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi.

Bahkan, Cikarang Trade Center mendapatkan sambutan positif dari Pemkab Bekasi. Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, peresmian Factory Outlet Cikarang Trade Center ini sangat dibutuhkan Pemerintah daerah untuk mendukung para pelaku UMKM.

“Kabupaten Bekasi ini indentik dengan industri, karena industri dan perdagangan itu suatu yang tidak dipisahkan,” katanya saat selesai meresmikan Factory Outlet Cikarang Trade Center di Gedung President University Convention Cikarang pada Jumat (26/01/2024).

Dani menyampaikan, sektor industri berperan dalam penyerapan tenaga kerja lokal. Dengan adanya Cikarang Trade Center ini, akan menambah pusat perdagangan termasuk didalamnya UMKM.

“Maka Cikarang selain menjadi pusat industri, bisa juga menjadi pusat perdagangan, termasuk didalamnya UMKM kita bisa terlibat untuk memperluas pasarnya,” terangnya.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, peresmian Factory Outlet Cikarang Trade Center ini untuk mendukung UMKM yang berada di Kabupaten Bekasi. Khusunya memasarkan produk lokal bukan hanya di pasar dosmetik, tetapi juga di pasar internasional seperti ekspor.

“Saya pikir ini bagus, bahwa kedepannya nanti Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri, tetapi bisa dijadikan salah satu wisata industri, sehingga bisa bersinergi antara pelaku usaha dengan pemerintah terutama para pelaku UMKM, ini bisa membantu mereka, sehingga kegiatan ini sangat positif,” harapnya.

Jerry menyampaikan, dari Kementerian Perdagangan selalu membantu serta mendukung kegiatan para pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Bahkan dibantu juga sampai dengan pemasarannya agar produk lokal bisa bersaing dengan produk luar negeri.

“Kami dari Kementerian Perdagangan siap memfasilitasi baik dalam pelatihannya, pendampingan, advokasi sampai Business Matching dimana kita punya 46 perwakilan pedagang di seluruh dunia untuk mengeskpor produk lokal kita,” katanya. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *