CIKARANG PUSAT – Anggota DPRD Jawa Barat, H. Syahrir meminta gara Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan memprioritaskan pembangunan saluran irigasi pertanian. Pasalnya, tak sedikit jumlah saluran irigasi pertanian di Kabupaten Bekasi yang kurang baik atau tak makismal mengairi air untuk kebutuhan pertanian.
“Ya kami meminta agar Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membenahi juga saluran irigasi pertanian. Sebab beberapa jumlah saluran pertanian kurang layak sehingga pengairan ke pertaninan kurang maksimal,” ujar H. Syahrir.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jabar itu mencontohkan seperti beberapa saluran irigasi pertanian di wilayah Cikarang Timur yang kurang layak. Padahal, di wilayah itu kebutuhan pasokan air harus maksimal sehingga hasil tanam petani juga baik.
“Ya saluran pertaninan itu harus dibenai dan menjadi program pembangunan infrastruktur untuk penunjang kebutuhan air para petani. Apalagi, wilayah Cikarang Timur ini kan produksi berasnya cukup bagus,” jelas Syahrir.
Apalagi, saat ini pemerintah daerah Kabupaten Bekasi juga telah menetapkan Luas Sawah Abadi (LSD) seluas 35 ribu hektar pada pengajuan RTRW Provinsi Jabar.
“Jadi perbaikan saluran irigasi juga harus menjadi prioritas yang tidak bisa dikesampingkan. Sebab ini menjadi penunjang kebutuhan air untuk sector pertanian. Dan luas lahan pertanian kita juga masih cukup dan harus dipertahankan,” harapnya.
Perbaikan saluran irigasi juga menjadi bukti pemerintah daerah peduli dengan para petani. Kebutuhan para petani untuk mempertahankan lahan sawah abadi harus didukung kebijakan yang pro petani, di antaranya dengan program perbaikan semua saluran irigasi untuk kebutuhan pertanian di Kabupaten Bekasi.
“Jadi saya mendorong agar pemkab Bekasi dibawah kepemimpinan Pj Dani Ramdan agar memperbaik saluran irigasi yang rusak, dan ini juga menjadi kebutuhan prioritas sebab mencukup kebutuhan ketersediaan pangan,” tandasnya. (IB)



















