KABUPATEN BEKASI – BPJS Kesehatan melalui program JKN selalu berupaya membantu masyarakat Indonesia dalam mendapatkan akses layanan kesehatan yang baik. Hal tersebut dirasakan Batong (72) yang tengah menjalani kontrol lanjutan di salah satu RSUD di Kabupaten Bekasi pada 6 Januari 2025. Wanita yang terdaftar sebagai peserta JKN aktif ini mengidap penyakit paru-paru beberapa waktu yang lalu dan sering mengalami keram perut akhir-akhir ini.
“Saat ini saya sedang melakukan kontrol rutin karena akhir-akhir ini sering merasakan keram di perut. Kemudian beberapa waktu lalu juga sempat sakit paru-paru dan alhamdulillah cukup berobat di Puskesmas saja,” tutur ibu kelahiran 13 Juni 1952 tersebut, Kamis (9/01).
Namun sudah tiga bulan terakhir, Batong secara rutin menjalani pengobatan di rumah sakit tersebut. Selama pengobatan ia juga tidak pernah diminta untuk membeli obat dari luar rumah sakit. Menurutnya semua yang menjadi hak sebagai peserta JKN sudah terpenuhi dan terlayani dengan baik di rumah sakit.
Batong mengungkapkan program JKN sangat membantu dirinya terutama dalam hal biaya pengobatan. Dia juga menceritakan bagaimana pengalaman suaminya yang merupakan seorang penjual siomay dilanda sesak napas secara tiba-tiba. Dengan terdaftar sebagai peserta JKN suaminya dapat diobati tanpa mengeluarkan biaya besar sama sekali.
“Saya sudah menjalani pengobatan rutin selama 3 bulan di rumah sakit ini. Selama menjalani pengobatan saya juga tidak pernah diminta membeli obat dari luar. Pengalaman suami saya saat berjualan siomay diserang sesak napas secara tiba-tiba beruntungnya ada JKN sehingga sangat membantu saya dan suami dalam pengobatan tanpa mengeluarkan biaya yang besar,” ujar wanita yang beralamat di Cabang Bungin tersebut.
Menurutnya, layanan JKN yang disediakan oleh BPJS Kesehatan sangat memudahkan pasien seperti dirinya. Bahkan, ketika rujukan dari puskesmas tempat ia terdaftar habis, ketika proses pengajuan rujukan baru dia tidak mengalami kesulitan sama sekali. Bahkan pihak puskesmas sangat membantu dan mempermudah proses rujukannya sehingga saya selalu mendapatkan pengobatan.
“Adanya Program JKN sangat membantu rakyat kecil seperti saya dalam berobat. Ketika rujukan saya habis, proses pengajuan rujukan baru pun sangat mudah. Saya tidak mengalami kesulitan sama sekali. Bahkan petugasnya juga sangat ramah dan membantu saya sehingga saya selalu mendapatkan pengobatan,” tutur Batong.
Batong mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya selama berobat menggunakan fasilitas JKN. Ia merasa layanan kesehatan yang diberikan sangat maksimal dan merata, terutama bagi masyarakat kecil seperti dirinya. Wanita ini juga menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran BPJS Kesehatan yang telah banyak membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dengan biaya yang terjangkau.
Dengan kemudahan akses, ketersediaan obat, serta pelayanan rujukan yang cepat, program ini terus membantu masyarakat Indonesia, terutama dari kalangan menengah ke bawah, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Baginya program ini tidak hanya memberikan solusi kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat.
“Adanya Program JKN sangat memberikan kepuasan bagi saya dalam berobat. Walaupun Program JKN saya yang dibantu iurannya oleh pemerintah, tapi saya mendapatkan layanan yang sama dengan masyarakat lainnya tanpa ada perbedaan sama sekali. Program JKN sangat membantu masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah seperti saya. Dengan kemudahan akses, pelayanan berobat dan rujuk Kembali sangat membantu masyarakat untuk lebih sehat. Saya berharap BPJS Kesehatan bisa terus berjaya ke depannya dan tetap membantu masyarakat seperti sekarang ini,” tutupnya. (**)



















