CIKARANG SELATAN – Memiliki tubuh yang sehat dan terbebas dari berbagai penyakit merupakan dambaan setiap orang. Pola hidup yang tidak sehat menajdi salah satu faktor terbanyak datangnya penyakit. Seperti yang di ungkapkan oleh salah seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmentasi Pekerja Penerima Upah (PPU), Rara (23).
Ditemui tim jamkesnews, Rara mengaku bahwa dirinya pernah mengidap penyakit batu ginjal diusianya yang terbilang masih muda saat ini. Rara yang kesehariannya bekerja di kantor ini mengatakan, pola hidupnya yang suka menahan buang air kecil dan jarang meminum air putih mengakibatkan dirinya harus merasakan sakit akibat batu ginjal yang ia alami.
Rara menceritakan awal mula yang ia rasakan sebelum mengetahui dirinya mengidap penyakit batu ginjal. Pinggangnya yang sering terasa pegal, namun selalu ia abaikan rasa pegal tersebut lantaran dirinya hanya mengira akan datang bulan. Semakin lama Rasa sakit pinggang tersebut semakin sering ia rasakan hingga akhirnya pada bulan agustus lalu Rara harus masuk keruang UGD lantaran sakit luar biasa yang ia rasakan saat itu. Pada saat itu Rara baru mengetahui bahwa ia mengidap penyakit batu ginjal.
“Awal mula yang saya rasakan adalah pinggang saya sering terasa pegal namun selalu saya abaikan karena saya mengira akan datang bulan. Selama ini saya memang jarang sekali minum air putih dan suka mengkonsumsi minuman-minuman manis dalam kemasan botol. Dalam sehari saya bisa minum 3 sampai 4 botol minuman manis. Saya juga sering sekali menahan buang air kecil, terkadang karena saya malas bolak balik kamar mandi. Pada bulan Agustus lalu akhirnya saya memeriksakan diri ke rumah sakit dan dilakukan test urine, dari sana saya baru mengetahui bahwa saya mengidap batu ginjal,” kenang rara, Jum’at (22/10).
Pada awal Oktober, Rara menjalani rawat inap di rumah sakit untuk dilakukan operasi sistokopi untuk menangani penyakit batu ginjal pada dirinya. Selama masa pengobatan ia mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak rumah sakit. Rara merasa sangat senang lantaran seluruh biaya pengobatannya dapat di tanggung BPJS Kesehatan. Ia pun berpesan kepada semua teman-temannya yang belum bergabung dalam Program JKN-KIS agar segera mendaftarkan diri beserta keluarga mengingat pentingnya memiliki jaminan kesehatan untuk membantu dalam membiayai pengobatan.
“Awal Oktober lalu saya menjalani rawat inap di rumah sakit untuk dilakukan operasi sistokopi untuk menangani penyakit batu ginjal yang saya idap. Alhamdulillah, saat ini saya sudah merasa baikan dan sudah tidak mengalami pegal pada bagian pinggang saya. Saya merasa bersyukur karena telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, seluruh biaya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Jika saya belum terdaftar sebagai peserta JKN pasti saya sudah mengeluarkan biaya yang banyak untuk pengobatan saya. Sehat itu mahal tapi dengan JKN-KIS sehat itu milik semua orang,” ujarnya. ((rls/IB)



















