CIKARANG PUSAT – Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Ke-XIV Kabupaten Bekasi yang rencananya digelar pada Rabu (02/03) terpaksa ditunda. Pasalnya, Musda tersebut belum mendapatkan izin dari aparat terkait kondisi masih dalam pandemic covid-19.
“Saat akan digelarnya acara Musda ini, kita sudah meminta ijin ke Plt Bupati Bekasi dan mendapatkan respon yang positif. Namun, kita terkendala masalah perijinan. Kita sudah bicara dengan Kabagops dan bupati ternyata hingga tadi pagi belum juga bisa dilaksanakan, karena kondisi pandemi covid 19,” ungkap Meski begitu, Ketua Carateker KNPI Kabupaten Bekasi, Choky Sutan Kayo pada Rabu (02/03).
Meski begitu, Choky terus berupaya semaksimal mungkin agar Musda bisa segera digelar dan meminta dukungan dari OKP dan PK KNPI Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, Ketua PK KNPI Bojongmangu, Suherman merasa kecewa dengan informasi penundaan Musda yang sedianya bakal digelar hari ini. Pihaknya meminta agar Caretaker KNPI Kabupaten Bekasi untuk segera mencari solusi terbaik agar Musda tetap digelar.
“Kita ingin ada kejelasan kapan pelaksanaan Musda digelar, kita sudah terlalu lama menunggu kejelasan. Kita ingin KNPI segera ada di Kabupaten Bekasi,” katanya.
Menurutnya keberadaan KNPI di Kabupaten Bekasi menjadi hal yang penting sebagai induk organisasi pemuda berhimpun.
“Saya merasa kecewa jika benar Musda KNPI betul-betul batal digelar. Kita sudah menunggu keberadaan KNPI sejak lama, bahkan saat saya masih jadi pengurus HMI dan kini jadi ketua. Maka dari itu, saya meminta kejelasan kepada tim Caretaker untuk segera memutuskan waktu pelaksanaan Musda secepatnya,” paparnya.
Dengan ditundanya Musda tersebut, kekecewaan tak hanya dilayangkan dua organisasi tersebut, tetapi juga 46 OKP dan Pengurus Kecamatan (PK) Se-Kabupaten Bekasi. (rls/IB)



















