Komisi III DPRD, Uryan Minta Halte Sekolah Dilindungi Tembok Kokoh

POLITIK1,968 BACA

CIKARANG PUSAT – Kasus truk tronton yang menewaskan sejumlah siswa sekolah di Kota Bekasi membuat anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Uryan Riyana cemas. Dia berharap agar pemerintah daerah melakukan antisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi di Kabupaten Bekasi.

“Kami berharap dari kasus truk tronton menabrak yang menewaskan beberapa siswa sekolah di Kota Bekasi ini menjadi pelajaran, kedepan jangan ada lagi sekolah yang dibangun di pinggir jalan,” ujar Uryan Riyana pada Jumat (02/09).

Jika bangunan sekolah ada persis di pinggir jalan, Uryan menyarankan agar dibangunan system pengaman seperti benteng atau tembok yang kokoh di area depan sekolah.

“Kalau sudah dibangun ya harus diantisipasi dengan membangun tembok pelindung yang kokoh di pinggir jalan. kalau sekarang kan kebanyak sekolah menggunakan pager ala kadarnya. Seharusnya pagar yang kokoh disetiap halte sekolah,” sarannya.

Dia juga meminta agar dinas terkait seperti Dinas Pendidikan dan Cipta Karya segera berkoordinasi mengenai antisipasi melindungi siswa sekolah dari kecelakaan yang tak diinginkan. Jangan sampai menunggu masalah seperti kecelakaan yang terjadi di Kota Bekasi.

“Dinas Pendidikan harus melakukan koordinasi data jumlah sekolah yang letaknya di pinggir jhalan sementara Dinas Cipta Karya melakukan pembangunan, dimana saja sekolah yang berada di pinggir jalan,” katanya.

Uryan pun kurang merespon jika antisipasi tersebut harus membatasi jam operasional truk. Khawatir jika dibatasi akan menggangu roda perekonomian masyarakat di Kabupaten Bekasi.

“Pembatasan truk ini kan mempengaruh system ekonomi karena mobil truk ini banyak yang membawa sembako yang menjadi hajat orang banyak, disitu ada orang yang bekerja, kalau dibatas seperti itu tidak signifikan,” tandasnya. (IB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *